Besok ada mata kuliah landasan pendidikan fyuuuuh -___-
Jadi yaa kalo menurut bukunya made pidarta yang berjudul landasan pendidikan. pekerjaan mendidik itu mencakup banyak hal, yaitu segala sesuatu yang bertalian dengan perkembangan manusia. mulai dari perkembangan fisik, kesehatan, keterampilan, pikiran, perasaan, kemauan, sosial sampai perkembangan iman semuanya ditangani oleh pendidik. berarti mendidik bermaksud untuk membuat manusia menjadi lebih sempurna dan membuat manusia meningkatkan hidupnya dari kehidupan alamiah ke kehidupan berbudaya, mendidik adalah membudayakan manusia.
Dalam mendidik kita harus tahu landasan pendidikan, karena segala sesuatu juga memiliki pondasi tersendiri. Secara leksikal, landasan berarti tumpuan, dasar, atau alas. karena landasan merupakan tempat bertumpu atau titik tolak. titik tolak ini dapat bersifat material (contoh landasan pesawat terbang) dan landasan konseptual (contoh landasan pendidikan). Landasan konseptual identik dengan asumsi, asumsi sendiri terbagi menjadi tiga yaitu aksioma, postulat dan premis tersembunyi.
Pendidikan dapat dipahami dari 2 sudut pandang, pertama dari sudut praktek sehingga kita mengenal istilah praktek pendidikan dan kedua dari sudut studi sehingga kita mengenal istilah studi pendidikan. Praktek pendidikan adalah kegiatan seseorang/sekelompok orang/lembaga dalam membantu individu untuk mencapai tujuan pendidikan. studi pendidikan adalah kegiatan seseorang atau sekelompok orang dalam rangka memaami pendidikan. berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan ahwa landasan pendidikan itu adalah asumsi-asumsi yang menjadi dasar pikiran dalam praktek dan atau studi pendidikan.
Jenis-jenis landasan pendidikan berdasarkan sumber perolehannya dapat dibagi menjadi 4 yaitu :
a. Landasan religius pendidikan, yaitu asumsi-asumsi yang bersumber dari religi/agama yg menjadi titik tolak studi atau praktek pendidikan.
b. Landasan filosofis pendidikan, yaitu asumsi-asumsi yg bersumber dari filsafat yang menjadi titik tolak dalam praktek dan atau studi pendidikan
c. Landasan ilmiah pendidikan atau landasan empiris , yaitu asumsi-asumsi yg bersumber dr berbagai cabang disiplin ilmu antara lain : landasan psikologi pendidikan, landasan sosiologis pendidikan, landasan antropologis pendidikan, landasan historis pendidikan.
d. landasan yuridis atau landasan hukum pendidikan, yaitu asumsi-asumsi yg bersumber dr peraturan perundang-undangan yg berlaku yg menjadi titik tolak praktek dan atau studi pendidikan. yg termasuk landasan yuridis pendiidikan adalah UUD 1945, UU SISDIKNAS no 20 tahun 2003, UU RI no 14 tahun 2005 tentang guru dan dosen, dan peraturan pemerintah no 19 tahun 2005 tentang standar nasional pendidikan.
Allah swt telah menganugerahkan manusia seperangkat potensi yang dapat ditumbuhkembangkan. Potensi tersebut dianugerahkan dalam bentuk kemampuan dasar yg dapat berkembang optimal dengan bimbingan yg benar. Mengacu pd konsep ini maka manusia memiliki potensi untuk dididik dan mendidik. Didalam proses pendidikan itu ada seorang pendidik atau guru yg memiliki peranan besar terhadap tumbuh kembangnya potensi peserta didik. Oleh karena itu dibutuhkan karakter seorang pendidik yg kuat untuk menciptakan peserta didik yg berkarakter.Untuk menjadi seorang pendidik yg baik penting untuk kita untuk mengetahui landasan pendidikan, landasan pendidikan sebagai pondasi dari pendidikan atau dasar pendidikan. Landasan pendidikan tertuju pada pengembangan wawasan pendidikan yang harus dipilih dan di adopsi oleh tenaga kependidikan. sehingga menjadi cara pandang dan bersikap dalam menjalankan tugasnya. Landasan pendidikan menjadi titik tolak bagi guru dalam mengemban tugasnya. Calon guru harus mempelajari landasan pendidikan karena landasan pendidikan memberikan dasar-dasar pemahaman tenntang pendidikan secara komprehenship-integral dan memberikan pemahama bagi calon guru mengenai pendidikan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar