Mengangkat
Citra Guru
Dalam
ajaran Islam guru memiliki kedudukan yang tinggi. Mengapa demikian? Karena guru
selalu terkait dengan ilmu pengetahuan, sedangkat Islam sangat mengahargai ilmu
pengetahuan. Mengamalkan ilmu dengan cara mengajarkan ilmu itu kepada orang
lain adalah suatu pengalaman yang sangat dihargai oleh Islam. Guru adalah sosok
manusia yang memiliki kedekatan secara emosional dengan peserta didik. Guru
selalu berharap agar peserta didik yang menjadi tanggung jawabnya memiliki
kemampuan sesuai dengan apa yang ada dalam pikirannya. Demikian juga dengan
sikap dan perilakunya, guru berharap agar peserta didiknya memiliki akhlak yang
terpuji.
Namun,tidak
semua apa yang dilakukan oleh guru diapresiasi oleh peserta didiknya dengan
baik. Diantara peserta didik yang belajar dengannya selalu ada saja peserta
didik yang membuat luka hatinya dan yang tidak mengenakan ketika mereka
melakukan kesalahan. Guru dengan metode
apapun sangat sulit untuk mendidik anak-anaknya agar tidak melakukan kesalahan,
karena di dunia ini tidak ada seorang pun yang terlepas dari kesalahan. Yang terpenting bagi guru adalah menanamkan
kesadaran pada peserta didiknya agar sedapat mungkin tidak melakukan kesalahan.
Namun jika terlanjur salah, segera mmperbaikinya.
Untuk
mengangkat citra dan martabat guru, iciptakanlah “Himne Guru” yang dibuat pada
saat Daoed Yusuf (1978-1982) menjabat sebagai Menteri Pendidikan an Kebudayaan.
Dalam himen, guru betul-betul dikagumi, dipuji dan disanjung. Selain
itu,peserta didik juga sadar betul bahwa kehadiran guru ditengah-tengah mereka
sangat diperlukan. Seiiring dengan berjalannya waktu, kesejahteraan guru pun
berangsur membaik terutama bagi guru PNS. Oleh karena itu, kecintaan akan
profesi guru hendaknya tertanam pada setiap hati sanubari guru. Jangan hanya
makan gaji semata an melalaikan pekerjaannya. Kecintaan terhadap profesi
diharapkan mampu melahirkan sebuah kesadaraan yang tinggi akan peran, tugas dan
tanggung jawab. Dengan demikian, sehingga seberat apapun tugas tersebut dapat
di jalaninya dengan senang hati dan penuh keikhlasan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar